Indonesia | English
  DEGASSING

PROSES DEGASSING

Pada proses peleburan, mungkin saja terjadi gas hydrogen (H2) yang terperangkap . Ini terjadi akibat proses pembakaran dan adanya material yang lembab. PT Altikamurni Internusa menerapkan sistem degassing sehingga Aluminium Alloy yang diproduksi berkualitas bagus, serta untuk mencegah terjadinya rembesan pada saat digunakan.

Dalam proses degassing kami menggunakan peralatan modern dan material yang dapat melepaskan gas yang terperangkap. Kami menggunakan gas nitrogen bertekanan (N2) 5 sampai 10 bar untuk mendorong bahan kimia yang akan membersihkan aluminium dari gas yang terperangkap itu. Berikut ini adalah contoh aluminium sebelum dan sesudah proses degassing.

Berikut ini adalah contoh dari alumunium sebelum dilakukan proses degassing dan setelah dilakuan proses degassing :

SEBELUM DEGASSING SETELAH DEGASSING

 

UJI POROSITY

Setelah proses degassing selesai, kami mengambil contoh cairan untuk menjalani uji porositas. Kami menggunakan Vacum Tester untuk memeriksa apakah ada gas atau kotoran yang masih terperangkap didalam.

Berikut adalah contoh aluminium setelah proses degassing dan uji porositas.

SESUDAH UJI POROSITY MENGULANG SETELAH DEGASSING
copy1 copy2
Copyright © 2010. PT. Altikamurni Internusa - All Right Reserved